REVANS WORLD RECORD DRUMMING MARATHON ‘UNLIMITED HOURS’ GUINNESS WORLD RECORDS

Thursday, December 29th, 2016

picture25

Akhirnya Kunto Hartono medapat dukungan penuh dari Bpk. Peni Suparto (Walikota Malang) dan Bpk. Tedy Minahasa (KaPolResTa Malang) untuk menjalani misi revans-nya memecahkan rekor dunia The Longest Drumming Marathon Guinness World Records. Mini Press Conference dilakukan di rumah dinas Walikota Malang dengan mengundang Media Massa (TV, Cetak dan Elektronik), baik Media Lokal maupun Media Nasional. Target yang dibidik oleh Kunto Hartono-pun tidak tanggung-tanggung, yaitu 121 jam menabuh Drum dengan TagLine ‘JAGAD MALANG NANG DUNYO JENGGIRAT TANGI INDONESIAKU.’ 

Sehari setelah digelarnya Press Conference, Kunto Hartono langsung menjalani latihan Drum secara rutin setiap hari yang bertempat di Guest House Kota Malang (Jl. Kawi – Kota Malang). Tidak hanya berlatih Drum, Kunto Hartono juga berlatih bersama dengan beberapa band dari Kota Malang dan sekitarnya, bahkan ada beberapa band dari luar Kota Malang. Selain berlatih Drum, Kunto Hartono juga melakukan olahraga lari setiap pagi hari di kawasan Jl. Ijen – Kota Malang dan melakukan TreadMill setiap hari di Guest House Kota Malang.

Tidak hanya melakukan latihan Drum dan Olahraga, Kunto Hartono juga harus menjalani General Medical Check Up di RS Saiful Anwar – Kota Malang sebagai salah satu persyaratan wajib pemecahan rekor dunia Guinness World Records untuk mengetahui kebugaran fisiknyaGeneral Medical Check Up ini sangat diwajibkan, mengingat Kunto Hartono akan melakukan aktifitas yang tidak hanya membutuhkan stamina harus prima tapi juga untuk mengetahui apakah Kunto Hartono bersih dari pengaruh obat-obatan maupun Doping.

Meski sempat tertunda selama 2 jam dari jadwal semula, tepat pukul 18.00 WIB pemecahan rekor dunia ‘The Longest Drumming Marathon 121 Hours Guinness World Records’ dengan TagLine Event ‘Jagad Malang Nang Dunyo Jenggirat Tangi Indonesikudimulai yang peresmiannya dilakukan oleh Bpk. Peni Suparto (Walikota Malang). Bpk. Peni Suparto di pembukaan event pemecahan rekor dunia ini menyanyikan lagi ‘Salam Satu Jiwa yang merupakan lagu Hymne dari Arema dengan iringan gebukan Drum dari Kunto Hartono. Pembukaan event pemecahan rekor dunia ini juga dihadiri oleh seluruh jajaran MusPiDa Kota Malang dan disaksikan oleh beberapa ratus warga Kota Malang yang kebetulan lewat di depan Balaikota Malang.

Beberapa band dari Malang Raya membantu Kunto Hartono dalam upayanya menjadi Drummer dengan stamina terkuat di dunia dengan menabuh Drum selama 121 jam (selama 6 hari 5 malam). Tidak hanya band, beberapa pengisi acara seperti Dangdut, DJ, Perkusi bahkan pengamen jalanan pun turut membantu Kunto Hartono dalam menjalankan misinya memecahkan rekor dunia ‘The Longest Drumming Marathon 121 Hours Guinness World Records.’ Total pengisi acara pemecahan rekor dunia ini sekitar 37 pengisi acara dari beberapa genre. Selain beberapa pengisi acara diatas, Kunto Hartono juga menggunakan Minus One Drum (Backing Track Drum) untuk mengisi kekosongan jika ada pengisi acara yang terlambat tampil.

Sama seperti pemecahan rekor dunia sebelumnya yang pernah dijalani, untuk makan dan minum Kunto Hartono disuapin oleh Istri, Anak serta beberapa orang yang tergabung di KAHA Management (Kunto Hartono Management). Peraturan wajib dari Guinness World Records dalam pemecahan rekor dunia The Longest Drumming Marathon, diantaranya : Istirahat selama 15 menit setiap 8 jam menabuh Drum yang dipergunakan untuk Medical Check Up oleh Tim Medis dan Buang Air Kecil, dalam 4 jam tidak boleh membawakan lagu yang sama dalam versi apapun, pergantian pengisi acara dan pergantian lagu tidak boleh lebih dari 30 detik, dan sebagainya.

Bu Peni Suparto (Istri Walikota Malang) patut diacungi Jempol dalam hal mendukung pemecahan rekor dunia yang dijalani oleh Kunto Hartono. Tiada henti-hentinya Bu Peni Suparto naik keatas panggung untuk memberikan support kepada Kunto Hartono dengan mengajak audiens/penonton yang hadir untuk menyemangati Kunto Hartono agar tetap bertahan dan mampu menembus rekor dunia.

Pada hari ke-2, Bpk Tedy Minahasa (KaPolResTa Malang) dan Bpk. DanDim Kota Malang turut hadir untuk memberikan semangat kepada Kunto Hartono dalam upayanya memecahkan rekor dunia ‘The Longest Drumming Marthon 121 Hours Guinness World Records’. Pada moment tersebut, Kunto Hartono memberikan kenang-kenangan/cinderamata berupa sepasang ‘Stick Drum Kunto Hartono Custom’ yang dipergunakan Kunto Hartono di event pemecahan rekor dunia di Kota Malang.

Inilah yang selalu dialami Kunto Hartono di setiap pemecahan rekor dunia yang dilaluinya, Kunto Hartono diperiksa oleh Tim Medis pada saat istrahat 15 menit setiap 8 jam menabuh Drum. Karena hal ini merupakan salah satu persyaratan wajib dari pihak Guinness World Records untuk setiap kontestan yang akan memecahkan rekor dunia The Longest Drumming Marathon…..siapapun dan dari negara manapun.

Pada puncak perayaan Malam Tahun Baru 2012, Bu Peni Suparto dan seluruh jajaran MusPida Kota Malang datang dan naik keatas panggung untuk memberikan support langsung kepada Kunto Hartono sekaligus perayaan Kembang ApiSelain itu, juga hadir petinggi2 Aremania Indonesia untuk memberikan support langsung meskipun kondisi Kunto Hartono saat itu sedang drop karena sudah menabuh Drum selama 5 hari 6 malam (sekitar jam ke-115).

Sekitar 220 ribu penonton dari Malang Raya, bahkan ada yang dari Banyuwangi, Jakarta, Bogor, Medan dan Makasar hadir langsung di pemecahan rekor dunia yang dijalani oleh Kunto Hartono di Balaikota Malang. Jumlah penonton yang sangat fantastis mengingat event pemecahan rekor dunia ini hanya diisi oleh band-band lokal dan tanpa kehadiran artis, selebritis maupun band-band top/papan atas Indonesia.

Minggu, 1 Januari 2012 pukul 06.00 WIB Kunto Hartono memenuhi target menabuh Drum selama 121 jam. Seluruh Panitia, Team dari KAHA Management, pengisi acara serta seluruh penonton dan masyarakat yang tidak ada capek-capeknya mendukung pemecahan rekor dunia ini turut larut dalam kegembiraan setelah tahu Kunto Hartono memenuhi target menabuh Drum selama 121 jam . Kunto Hartono langsung menyampaikan ke seluruh audiens yang hadir jika akan melanjutkan pemecahan rekor dunia ini sampai pukul 21.00 WIB.

Tepat pukul 07.25 WIB (Minggu, 1 Januari 2012) Kunto Hartono ambruk diatas Drum di jam ke-122 menit ke 25 dikarenakan rasa kantuk yang tak tertahankanIni dikarenakan setelah menembus target rekor dunia di jam ke-121 (Minggu, 1 Januari 2012 pkl. 06.00 WIB), Kunto Hartono langsung memakan setumpuk Roti Tawar + segelas Susu dikarenakan rasa lapar dan haus. Bisa dibayangkan jika dalam keadaan capek karena tidak tidur selama 6 hari dan lapar langsung mengkonsumsi makanan dalam jumlah yang lumayan banyak…….NGANTUK….!!!

Tepat pukul 08.00 WIB (Minggu, 1 Januari 2012), setelah mendapat perawatan medis sementara dari 118 RSU Dr. Saiful Anwar – Kota Malang, Kunto Hartono langsung dilarikan dengan menggunakan Ambulance menuju RS. Dr. Saiful Anwar untuk mendapatkan perawatan medis yang lebih akurat lagiKunto Hartono langsung menjalani General Medical Check Up di RS. Dr. Saiful Anwar – Kota Malang untuk mengetahui perkembangan kesehatan Kunto Hartono selama 6 hari 6 malam menabuh Drum tanpa tidur, baik Internist maupun Eksternist.

Dr. Singgih serta Tim Medis yang menangani Kunto Hartono selama dirawat di RS. Saiful Anwar – Kota Malang sangat heran dengan kondisi kesehatan serta fisik dari Kunto Hartono. Dari hasil General Medical Check Up di RS. Dr. Saiful Anwar – Kota Malang, kondisi kesehatan Kunto Hartono masih sangat bugar dan sehat tanpa ada tanda-tanda sakit atau penyakit apapun. Selama perawatan di RS. Dr. Saiful Anwar – Kota Malang, Kunto Hartono tidak disuntikkan obat-obatan sama sekali….hanya Infus untuk menambah cairan tubuh.

Hanya 1 hal yang dibutuhkan Kunto Hartono saat itu………………TIDUR….!!!

Rekaman Audio Visual dari detik pertama sampai detik terakhir pemecahan rekor dunia dan beberapa persyaratan lainnya terlengkapi, file dan dokumen-dokumen tersebut dikirim Kunto ke Guinness World Records melalui KBRI London.

Setelah melakukan beberapa kali loby dengan pihak Guinness World Records, akhirnya perjuangan memainkan Drum selama 6 hari 6 malam dan penantian selama hampir 1,5 tahun terbayarkan dengan sah dan menyakinkan.

Tepat pada hari Jum’at, 10 Mei 2013 pukul 09.00 WIB, pengakuan rekor dunia berupa sertifikat dari Guinness World Records diterima Kunto Hartono di rumahnya, Surabaya. Dengan catatan waktu …………

Selamat untuk rekor dunia ke-2 nya Pak Kunto !!!



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kunto Hartono Official Site